Obrolan.ID – Jumlah wisatawan mancanegara atau turis asing yang berkunjung ke Indonesia pada periode Januari hingga November 2025 mencapai 13.979.655 kunjungan. Angka ini meningkat sebesar 10,44% dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS), Pudji Ismartini, menjelaskan bahwa capaian tersebut merupakan yang tertinggi sejak enam tahun terakhir, termasuk masa pandemi COVID-19 pada 2020. Meski begitu, jumlah kunjungan turis asing tertinggi secara historis tetap terjadi sebelum pandemi, yaitu pada Januari–November 2019 dengan total 14.729.887 kunjungan.
“Capaian kunjungan turis asing Januari–November 2025 ini menjadi rekor tertinggi dalam enam tahun terakhir,” kata Pudji saat konferensi pers di kantor BPS, Jakarta, Senin (5/1/2026).
Pada November 2025 saja, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara yang masuk ke Indonesia tercatat 1.199.007 orang. Angka ini turun 11,12% dibandingkan bulan sebelumnya, namun tetap meningkat 9,79% dibandingkan November 2024.
Dari sisi negara asal, kunjungan wisman pada November 2025 didominasi oleh Malaysia dengan 17,3% dari total, diikuti Australia 11,3%, Singapura 10,5%, China 8,8%, Timor Leste 8,3%, India 4,6%, Korea Selatan 3,2%, Amerika Serikat 2,6%, Jepang 2,3%, dan Inggris 2,2%.
“Dibandingkan Oktober 2025, terjadi penurunan kunjungan turis asing dari Malaysia sebesar 11,67% dan Australia 14,78%, sementara kunjungan dari Singapura justru meningkat 2,17%,” jelas Pudji.
Sebagian besar wisman masuk melalui Bandar Udara Ngurah Rai dengan total 476.507 kunjungan. Bandara Soekarno-Hatta menempati posisi kedua dengan 240.330 kunjungan, disusul Batam 125.503, Juanda 21.629, dan Kualanamu 20.826 kunjungan.
Pudji menambahkan bahwa penurunan kunjungan melalui Bandara Ngurah Rai secara bulanan disebabkan turunnya jumlah turis asing dari Australia, India, dan Tiongkok.
Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).












