Tragedi Malam Tahun Baru di Swiss: Kebakaran Bar Crans-Montana Tewaskan 40 Orang

favicon
Tragedi Malam Tahun Baru di Swiss

Obrolan.ID – Perayaan malam Tahun Baru di resor ski mewah Crans-Montana, Swiss berakhir tragis. Sebuah kebakaran besar melanda bar Le Constellation, menewaskan 40 orang dan melukai sekitar 119 lainnya.

Presiden Swiss menyebut kejadian ini sebagai salah satu tragedi paling memilukan dalam sejarah negara, sementara api melahap bar di dini hari di kawasan eksklusif ini.

Saksi mata menggambarkan kepanikan luar biasa saat api cepat menjalar ke seluruh ruang bawah tanah. Pengunjung berteriak, memecahkan jendela, dan berusaha melarikan diri dari kobaran api yang tak terkendali.

Keluarga korban menghadapi penantian menyakitkan untuk mengetahui nasib orang-orang tercinta. Pejabat Swiss menyatakan proses identifikasi mayat, yang berasal dari sembilan negara Eropa, kemungkinan memerlukan beberapa hari.

Investigasi segera dibuka untuk menemukan penyebab kebakaran sekaligus menilai apakah prosedur keselamatan sudah dijalankan. Menurut otoritas setempat, kebakaran diduga berasal dari percikan kembang api yang terlalu dekat dengan botol sampanye di langit-langit bar.

Kronologi Kebakaran

Asap pertama terlihat sekitar pukul 01.30 waktu setempat pada 1 Januari, kata Komandan Polisi Kanton Valais, Frédéric Gisler. Bar Le Constellation terletak di pusat resor ski Crans-Montana, di Kanton Valais, wilayah bilingual Prancis-Jerman.

Rekaman video yang diverifikasi CNN menunjukkan api menjalar cepat di langit-langit. Pengunjung panik dan berdesakan, berlari menaiki tangga untuk menyelamatkan diri. Video lain memperlihatkan sejumlah orang melompat keluar jendela untuk menghindari kobaran api.

Beberapa saksi melihat korban tergeletak di luar gedung, sementara orang-orang di sekitar mencoba memberikan pertolongan. Laetitia Place, 17 tahun, menceritakan: “Kami jatuh, bertumpuk satu sama lain, beberapa terbakar, beberapa tewas di samping kami,” kepada Reuters, dikutip CNN, Sabtu (3/1/2026).

Saksi lain, Samuel Rapp, menambahkan, “Ada orang tergeletak di tanah, mungkin tewas, menutupi wajah mereka dengan jaket.”

Diperkirakan sekitar 200 orang berada di bar saat kebakaran, meski jumlah pasti sulit dipastikan.

Dampak Tragedi Malam Tahun Baru di Eropa

Tragedi di Crans-Montana menjadi sorotan utama malam Tahun Baru di Eropa, yang juga diwarnai kebakaran, kecelakaan kembang api, dan kerusuhan.

Di Polandia, dua kebakaran rumah menewaskan satu pria dan satu wanita, dengan lebih dari 15.600 insiden dilaporkan, termasuk penahanan 333 orang dan 100 pengemudi mabuk.

Di Belanda, dua orang tewas akibat kembang api, termasuk remaja 16 tahun di Nijmegen. Amsterdam mengalami kebakaran besar di Gereja Vondelkerk, menghancurkan menara dan sebagian atap, meski tanpa korban jiwa.

Jerman mencatat dua kematian akibat kembang api di Bielefeld, puluhan luka di berbagai kota, dan bangunan bersejarah di Erfurt hangus terbakar akibat roket kembang api. Polisi Berlin dan Leipzig menangkap lebih dari 400 orang terkait serangan petasan ke petugas.

Di Belgia, kerusuhan di Brussel melukai tiga polisi, dengan massa merusak bus, trem, dan kendaraan pribadi. Di Ghent, 28 orang, mayoritas anak di bawah umur, ditangkap karena menyalakan kembang api ilegal.

Tragedi ini menjadi peringatan pahit tentang risiko keselamatan selama perayaan malam Tahun Baru, terutama di lokasi ramai dengan kembang api dan alkohol.

Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Bila ingin mengutip silahkan menggunakan link aktif mengarah pada domain Obrolan.id.