Obrolan – PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang terdampak banjir di Kecamatan Rumbai, Pekanbaru, dengan menyalurkan 8.000 liter air bersih serta dua unit toren berkapasitas 2.300 liter.
Bantuan ini diberikan untuk memastikan ketersediaan air bersih bagi warga yang mengungsi di beberapa posko banjir pada Senin (10/3/2025).
Distribusi air bersih dilakukan dengan mengerahkan truk pengangkut air dari Water Treatment Plant (WTP) PHR, yang menyuplai air ke beberapa titik, seperti Posko RW 12 Masjid Al-Ikhlas, Posko Harmony Gang Cendana, Posko RW 02 Jalan Yos Sudarso, dan Posko RW 17 Jalan Utama.
Laznas PHR juga turut menyalurkan empat unit toren tambahan untuk memperkuat suplai air bersih di kawasan terdampak.
Rudi Arief, Manager Relations PHR Zona Rokan, menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari kepedulian perusahaan terhadap masyarakat sekitar wilayah operasinya.
“Kebutuhan air bersih sangat penting dalam situasi mendesak seperti saat ini. Distribusi air bersih adalah upaya agar masyarakat terdampak banjir mendapatkan akses air yang layak dan sehat,” ungkap Rudi.
Warga yang menerima bantuan menyambutnya dengan antusiasme. Mereka berbondong-bondong mengambil air bersih untuk kebutuhan sehari-hari di posko pengungsian.
“Alhamdulillah, terima kasih orang-orang baik. Bantuan air bersih sangat berarti bagi kami,” kata salah seorang warga.
Dukungan PHR mendapat apresiasi dari Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, yang berterima kasih atas gerak cepat perusahaan dalam menyalurkan bantuan yang sangat dibutuhkan.
“Terima kasih Pertamina atas bantuannya. Mari kita bersama-sama saling membantu masyarakat terdampak banjir,” ujar Agung Nugroho saat meninjau posko banjir di Jalan Utama, Rumbai.
Sebelumnya, PHR juga telah menyalurkan bantuan sembako untuk warga terdampak banjir di Kecamatan Rumbai dan Rumbai Timur.
Bantuan tersebut diserahkan melalui perangkat Kelurahan Meranti Pandak dan diterima langsung oleh Lurah Meranti Pandak, Silvenus Hendra.
Selain itu, Kelompok Siaga Bencana (KSB) mitra binaan PHR turut dilibatkan dalam penyaluran bantuan untuk memastikan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana.
PHR juga memberikan bantuan serupa kepada masyarakat terdampak di beberapa desa, seperti Desa Kota Garo (Kecamatan Tapung Hilir), Desa Sukaramai (Kecamatan Tapung Hulu), dan Desa Petapahan (Kecamatan Tapung, Kampar).
Komitmen PHR untuk memberikan manfaat positif bagi masyarakat terus berlanjut, tidak hanya dalam menjalankan operasional yang aman dan andal, tetapi juga dalam memberi kontribusi nyata dalam situasi bencana.
“Bantuan ini bukan sekadar untuk mengatasi masalah saat banjir, tetapi juga untuk menumbuhkan harapan dan kebersamaan di tengah kesulitan. Saat banjir melanda, empati dan solidaritas tetap mengalir, membuktikan bahwa kemanusiaan tetap menjadi nilai utama,” tutup Rudi Arief.
Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).










