Nugroho Sulistyo Budi Resmi Menjadi Kepala BSSN, Fokus pada Perlindungan Data Pribadi dan Keamanan Siber

favicon
Nugroho Sulistyo Budi Resmi Menjadi Kepala BSSN

Obrolan – Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Letjen TNI (Purn.) Nugroho Sulistyo Budi, mengungkapkan sejumlah arahan penting yang diberikan oleh Presiden Prabowo Subianto. Dalam penjelasannya, Nugroho menyoroti perlindungan data pribadi dan pentingnya menjaga kerahasiaan data sensitif yang menjadi perhatian utama di era digital saat ini.

Arahan Presiden tersebut juga terkait dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2025 tentang Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Nugroho menyebutkan bahwa Inpres tersebut mengatur sistem pengelolaan data yang akan diterapkan dalam pembangunan di Indonesia, dengan memanfaatkan teknologi digital yang semakin berkembang pesat.

“Presiden menyampaikan mengenai pentingnya peran BSSN dalam mengawal data, terutama yang terkait dengan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional, di mana saat ini proses pengelolaannya sudah mengandalkan digitalisasi,” ujar Nugroho saat jumpa pers di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu sore.

Pelantikan Nugroho Sulistyo Budi Sebagai Kepala BSSN

Nugroho Sulistyo Budi, yang sebelumnya merupakan purnawirawan bintang tiga TNI Angkatan Darat, dilantik secara resmi oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala BSSN periode 2025-2029. Pelantikan ini juga melibatkan sejumlah kepala dan wakil kepala badan lainnya, yang disahkan melalui Keputusan Presiden Nomor 29 P Tahun 2025.

Sebagai Kepala BSSN yang baru, Nugroho menekankan pentingnya menjaga kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan data dalam setiap penyelenggaraan pembangunan. Menurutnya, data yang terkelola dengan baik akan mendukung pembangunan Indonesia di masa depan.

“BSSN memiliki tanggung jawab untuk mengawal kerahasiaan data serta memastikan integritas dan ketersediaannya agar data tersebut dapat digunakan secara optimal dalam pembangunan nasional,” jelas Nugroho.

Fokus Perlindungan Data dan Keamanan Siber

Dalam kesempatan yang sama, Nugroho juga menyoroti pentingnya perlindungan data pribadi dan keamanan informasi di dunia maya. Menurutnya, BSSN bukan satu-satunya lembaga yang bertanggung jawab atas perlindungan data, namun perlu kerjasama dan kesadaran bersama dalam menjaga data agar tetap aman.

“Perlindungan data menjadi perhatian utama. Namun, BSSN tidak dapat bekerja sendirian. Kami membutuhkan kolaborasi dengan berbagai pihak serta kesadaran tinggi mengenai pentingnya keamanan data, karena isu cyber dan data bukan hanya soal sistem atau perangkat keras saja, tetapi juga kesadaran masyarakat,” ujar Nugroho.

Nugroho juga menegaskan bahwa BSSN berkomitmen untuk melindungi laman-laman pemerintah dari potensi ancaman yang dapat membahayakan keamanan data dan sistem negara. Keamanan siber, lanjutnya, adalah hal yang krusial dalam menghadapi tantangan digitalisasi di Indonesia.

Karier Militer dan Pengalaman Intelijen Nugroho Sulistyo Budi

Sebelum menjabat sebagai Kepala BSSN, Nugroho Sulistyo Budi memiliki pengalaman yang cukup panjang di dunia intelijen. Ia pernah menjabat sebagai Inspektur Utama Badan Intelijen Negara (BIN), serta menjadi Direktur Komunikasi Massa di lembaga tersebut. Selain itu, semasa Presiden Prabowo Subianto menjabat sebagai Menteri Pertahanan, Nugroho dipercaya sebagai Staf Ahli Menhan Bidang Politik.

Dengan latar belakang di bidang intelijen, Nugroho memiliki keahlian dalam hal pengelolaan informasi dan keamanan data yang sangat relevan dengan tugasnya di BSSN. Pengalaman tersebut menjadi modal yang kuat untuk memimpin BSSN dalam menghadapi tantangan di era digital.

Masa Jabatan yang Kontroversial

Meskipun Nugroho telah mendapatkan promosi jabatan sebagai Kepala BSSN pada Desember 2024, pada awal Januari 2025, ia sempat dicopot dari jabatan tersebut karena memasuki masa pensiun. Keputusan ini didasarkan pada Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/7/I/2025 yang diteken oleh Jenderal TNI Agus Subiyanto. Namun, setelah beberapa waktu, Presiden Prabowo Subianto kembali mempercayakan posisi Kepala BSSN kepada Nugroho, yang kini telah resmi dilantik.

Dengan pelantikan ini, Nugroho Sulistyo Budi kembali mengemban tugas berat untuk memastikan keamanan dan kerahasiaan data di Indonesia, serta memperkuat sistem perlindungan siber di lingkungan pemerintah dan masyarakat. Diharapkan, di bawah kepemimpinannya, BSSN dapat menjadi lembaga yang lebih efektif dalam menghadapi ancaman dunia maya yang semakin kompleks.

Kesimpulannya, pelantikan Nugroho Sulistyo Budi sebagai Kepala BSSN diharapkan dapat memberikan solusi konkret dalam mengatasi tantangan pengelolaan data dan perlindungan siber di Indonesia. Dengan latar belakang yang kuat di dunia intelijen dan reformasi birokrasi, Nugroho siap mengemban tugas penting ini untuk menjaga keamanan data negara dan memperkuat integritas sistem informasi di era digital yang terus berkembang.

Sumber: ANTARA

Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Bila ingin mengutip silahkan menggunakan link aktif mengarah pada domain Obrolan.id.