Obrolan – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kota Dumai untuk penyusunan rencana kerja Pemko Dumai tahun 2025 dan pembahasan Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) 2026 dimulai pada Senin (10/3/2025), bertempat di Gedung Pertemuan Sri Bunga Tanjung, Kelurahan Teluk Binjai, Kecamatan Dumai Timur.
Musrenbang kali ini dibuka secara resmi oleh Wali Kota Dumai, H. Paisal, dan dihadiri oleh berbagai unsur Forkompinda Dumai.
Paisal menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membahas dan merumuskan rencana pembangunan dengan fokus pada prioritas pembangunan yang mendesak.
Prioritas Utama Musrenbang Dumai 2025
Salah satu prioritas utama adalah peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), yang mencakup penyediaan fasilitas pendidikan gratis bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, pemberian beasiswa penuh untuk siswa, serta penyediaan transportasi publik gratis bagi pelajar.
Selain itu, pembangunan asrama untuk mahasiswa yang tidak mampu di Pekanbaru juga menjadi bagian dari rencana tersebut.
Peningkatan UMKM juga menjadi bagian dari prioritas dalam Musrenbang 2025. Ini termasuk pelatihan keterampilan untuk UMKM melalui platform e-Commerce dan pemberian modal usaha untuk meningkatkan produktivitas.
Tak ketinggalan, upaya pemberian bantuan untuk meningkatkan ketahanan pangan serta revitalisasi Pasar Pulau Payung juga termasuk dalam program prioritas.
Paisal juga menyoroti masalah banjir yang sering terjadi di Dumai, baik karena pasang air laut maupun hujan. Pemerintah kota berencana untuk menangani masalah ini secara bertahap dengan fokus pada dua segmen utama.
Selain itu, Paisal menekankan bahwa sebagian besar program prioritas ini berasal dari janji politik yang disampaikan pada Pilkada serentak sebelumnya, termasuk peningkatan tenaga kerja dan pengendalian sampah.
Di sektor infrastruktur, program pemerataan pembangunan jalan hingga ke tingkat kelurahan dan percepatan pembangunan jalan antar kecamatan juga menjadi fokus utama, seperti pembangunan jalan yang menghubungkan Kecamatan Bukit Kapur dengan Medang Kampai dan Kecamatan Bukit Kapur dengan Sungai Sembilan.
Dalam bidang kesehatan, penurunan angka stunting juga menjadi prioritas yang tidak kalah penting. Semua program ini akan dikoordinasikan dengan Pemerintah Provinsi Riau dan juga mencakup program nasional, seperti Asta Cita Presiden Prabowo, yang terkait dengan ketahanan pangan dengan fokus pada padi, jagung, dan palawija.
Paisal mengakhiri pembukaan dengan harapan agar semua pihak mendukung penuh upaya untuk mewujudkan program-program prioritas yang telah dirumuskan dalam Musrenbang ini demi kemajuan dan kesejahteraan Kota Dumai.
Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).











