Ibrahim Risyad Tegaskan Salshabilla Tidak Hanya Jadi Ibu Rumah Tangga, Ini Alasannya

favicon
Ibrahim Risyad dan Salshabilla Adriani

Obrolan.ID – Ibrahim Risyad menegaskan bahwa ia tidak ingin sang istri, Salshabilla Adriani, hanya menjadi ibu rumah tangga yang berdiam di rumah tanpa aktivitas produktif.

Ia mengaku sulit menerima jika istrinya berhenti bekerja sepenuhnya, karena sejak awal pernikahan, keduanya sepakat untuk tetap aktif dan produktif melalui pekerjaan, bisnis, maupun kegiatan positif lainnya.

Bagi Ohim, produktivitas adalah kunci kemandirian, kesehatan mental, dan keharmonisan rumah tangga.

Pernyataan Ibrahim Risyad ini mencuat setelah cuplikan podcast yang diunggah ulang oleh akun Instagram @rumpi_gosip menjadi perbincangan hangat warganet.

Dalam podcast tersebut, Ohim ditanya apakah ia akan mengizinkan Salshabilla Adriani menjadi ibu rumah tangga penuh waktu, dengan asumsi semua urusan rumah tangga beres dan kebutuhan istri terpenuhi oleh suami. Tanpa ragu, Ibrahim Risyad menolak skema tersebut.

“Kayaknya gue enggak bisa deh, enggak kuat,” ujar Ohim secara blak-blakan.

Menurutnya, beban kerja suami akan terasa berat jika istri hanya mengurus rumah, sementara suami harus bekerja penuh untuk memenuhi semua kebutuhan keluarga.

Ohim juga menekankan bahwa pekerjaan rumah bisa dibantu asisten rumah tangga. “Menurut gue enggak apple to apple. Ngurus rumah kan bisa sama embak,” tambahnya.

Ibrahim Risyad menegaskan bahwa sebelum menikah, ia dan Salshabilla Adriani sudah sepakat untuk sama-sama produktif, baik di dunia hiburan maupun bisnis.

Ia berharap sang istri tetap memiliki kegiatan positif dan, jika memungkinkan, bisa berpenghasilan sendiri.

“Seenggaknya dia produktif dan kalau bisa berpenghasilan, biar sama-sama enak,” jelasnya.

Pengalaman pribadi turut memengaruhi pandangan Ohim. Saat Salsha libur syuting selama tiga bulan, ia mengaku suasana rumah menjadi kurang kondusif, bahkan berdampak pada pekerjaannya yang padat.

“Lebih baik sama-sama sibuk, tapi kita atur waktu buat bareng,” ujarnya.

Meski begitu, pernyataan Ibrahim Risyad ini menuai pro dan kontra di media sosial.

Beberapa warganet menilai Ohim menunjukkan tanda “red flag” karena dianggap kurang memahami kewajiban suami, termasuk soal nafkah dan peran istri saat hamil maupun mengurus anak.

Komentar pedas pun membanjiri kolom media sosial, mulai dari tudingan minim ilmu agama hingga saran agar perempuan lebih selektif memilih pasangan.

Namun, tidak sedikit pula yang berpendapat bahwa pernyataan Ohim merupakan opini pribadi dan bagian dari kesepakatan internal rumah tangga yang seharusnya tidak dihakimi publik.

Kontroversi ini justru membuat nama Ibrahim Risyad semakin dikenal publik. Terlepas dari pro dan kontra, kisah rumah tangganya bersama Salshabilla Adriani menjadi pengingat bahwa setiap pasangan memiliki aturan dan kesepakatan masing-masing, meski tetap tak lepas dari sorotan masyarakat.

Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Bila ingin mengutip silahkan menggunakan link aktif mengarah pada domain Obrolan.id.