Obrolan – Kisah cinta Fanny Kondoh kembali menjadi sorotan publik. Wanita yang dulu dikenal sebagai kasir ini menikah dengan Hajime Kondoh, Presiden Direktur Marugame Udon Indonesia.
Tak hanya menjadi pasangan hidup, Fanny Kondoh juga membimbing suaminya yang awalnya ateis hingga akhirnya memeluk Islam.
Perjalanan rumah tangga mereka diwarnai berbagai ujian, salah satunya perjuangan untuk memiliki keturunan. Di saat yang sama, Hajime Kondoh juga harus melawan berbagai jenis kanker yang menyerang tubuhnya.
Takdir berkata lain, sang suami meninggal dunia sebelum mereka sempat memiliki anak. Namun, di luar dugaan, program bayi tabung yang mereka jalani berhasil. Kini, Fanny tengah mengandung buah cinta mereka, menjalani Ramadan pertamanya tanpa suami.
Sebagai bentuk cinta dan penghormatan kepada mendiang, Fanny Kondoh memutuskan untuk membangun sebuah masjid di Kabupaten Bandung.
Keinginannya ini ia ungkapkan melalui unggahan di Instagram pada Senin (3/3/2025).
“Sayang, assalamualaikum. Akhirnya mimpiku mulai terealisasi. Alhamdulillah, insyaAllah aku akan bangun masjid buat kamu sebagai bentuk tanda cintaku,” tulisnya.
Menurut Fanny, suaminya adalah sosok yang sempurna, pria saleh yang selalu membuatnya bahagia.
Semasa hidup, Hajime tak pernah lalai dalam menafkahinya, melindunginya, dan mencintainya sepenuh hati.
Kini, Fanny Kondoh ingin membalas cinta tersebut dengan cara yang berbeda—membangun tempat ibadah atas nama sang suami.
Masjid yang sedang dalam proses pembangunan itu akan diberi nama Masjid Al-Firdaus. Nama ini dipilih karena Fanny berharap kelak ia, suami, serta anak mereka bisa menjadi penghuni surga Firdaus.
Proyek ini mendapat respons luar biasa. Dalam waktu 36 jam saja, dana yang terkumpul telah mencapai Rp 410 juta. Fanny sendiri telah menyumbang Rp 100 juta dan mengajak masyarakat untuk ikut berdonasi.
“Bismillah teman-teman, kita pantau bersama proses pembangunannya. Bantu doa terus, semoga bisa selesai dalam 1-2 bulan ini,” ujarnya penuh harap.
Fanny juga mengundang teman-teman online untuk hadir saat peresmian nanti. Baginya, masjid ini bukan hanya hadiah untuk suaminya, tetapi juga sebuah amal jariyah yang kelak menjadi bekal di akhirat.
“InsyaAllah, Allah jauhkan kita dari siksa kubur dan neraka lewat amal jariyah dari rezeki terbaik yang kita persembahkan untuk-Nya,” tutupnya.
Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).







